Tips Mencuci Kaos Cetak DTG

Setiap jenis pembuatan kaos bisa menentukan bagaimana cara merawatnya. Kaos yang dihasilkan dari penggunaan metode TDTG (Direct to Garment) memiliki cara perawatan berbeda dengan yang dihasilkan menggunakan metode sablon manual, terutama cara mencucinya. Penanganan yang salah terhadap kaos cetak DTG bisa membuat kaos tersebut mudah rusak dan tidak cetakannya bisa pudar. Bagi anda yang menggunakan metode cetak kaos DTG, disajikan oleh RasterKonveksi, perusahaan konveksi Jakarta.

1.    Memisahkan warna kaos saat mencuci
Saat anda mencuci kaos, disarankan agar memisahkan kaos yang berwarna kontras d seperti warna hitam, merah, biru dan lainnya dengan warna kaos putih. Cara ini untuk menghindari kaos yang luntur saat dicuci mengenai kaos putih atau cerah anda. Gunakan ember yang berbeda atau ember yang sama setelah mencucinya dengan bersih.
2.    Memisahkan kaos kotor dan bersih
Kaos kotor dan bersih atau tidak terlalu kotor sebaiknya tidak dicuci pada tempat yang sama. Jika tidak dipisahkan kemungkinan besar kaos yang tidak terlalu kotor justru akan terkena sedikit kotoran dari kaos yang lainnya. Cucilah pada tempat yang terpisah atau dilakukan secara bergantian.
3.    Jangan menyikat kaos
Proses penyikatan yang berlebihan atau terrlalu kasar bisa merusak hasil printing atau sablon yang tertempel di kaos. Cukup gunakan sikat lembut atau hanya menyikat pada bagian-bagian tertentu saja. Jangan sesekali menggunakan sikat kasar pada bagian printing atau sablon. Selain itu, berhati-hatilah saat memeras atau mengucek kaos, jika terlalu kasar maka kaos bisa melar atau membesar.
4.    Jangan merendam kaos lebih dari satu jam
Kualitas kaos bisa menurun jika anda merendamnya lebih dari satu jam. Proses perendaman sebaiknya dilakukan kurang dari satu jam agar bahan dari kaos tersebut idak rusak dan kualitasnya tidak menurun. Bahkan jika berlebih bisa membuat gambar sablon di kaos bisa rusak.
5.    Teliti memilih merek ditergent
Ditergent juga bisa menjadi salah satu pemicu rusaknya kaos yang dicetak dengan DTG. Beberapa jenis ditergent yang beredar di pasaran tidak cocok pada jenis kaos tertentu. Sebaiknya pilihlah detergent yang tidak menganung pewangi tertentu, karena biasanya ditergent yang mengandung pewangi berlebih memiliki bahan kimia yang cukup kasar.
6.    Hindari pemakaian pemutih
Jika kaos anda tidak berwarna putih sebaiknya hindari penggunaan pemutih. Karena saat ini banyak ditergent yang beredar di pasaran banyak yang menggunakan pemutih. Jika hal ini tetap dilakukan, zat kimia dalam ditergent bisa membuat kaos anda menjadi pudar atau sablon mengalami kelunturan dan kusam.

Demikianlah berbagai tips untuk mencuci kaos dari hasil cetak DTG. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan anda. Selain pencucian yang benar, anda juga harus menjemurnya dengan benar. Cara penjemuran yang benar adalah tidak dijemur pada panas terik matahari secara langsung. Selamat merawat kaos kesayangan anda.

Comments are closed.